Tampilkan postingan dengan label Muhasabah. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Muhasabah. Tampilkan semua postingan

Kamis, 24 November 2016

Kopi Vs Guru

Salam sungkem buat semua guruku... 
" Dalam minuman 'KOPI' ada 3 unsur,

        Kopi 
            Gula
                 Rasa

Kopi  adalah Orang tua
Gula adalah Guru
Rasa  adalah siswa

Jika kopi terlalu pahit
Siapa yang salah?

Gula lah yang disalahkan karena terlalu sedikit,
hingga "rasa" kopi menjadi pahit!!!

Jika kopi terlalu manis
Siapa yg disalahkan?

Gula pula yang disalahkan karena terlalu banyak,
hingga "Rasa" kopi menjadi manis!!!

Jika takaran kopi dan gula seimbang, sehingga rasa yang tercecap menjadi nikmat,
Siapa yg di puji...???

Tentu semua akan berkata:
Kopinya mantaaap.................!!!!!

Kemana gula???
Dimana gula???
yang mempunyai andil membuat "rasa" kopi menjadi mantaaap!!!

Itulah guru yang ketika "rasa" terlalu manis maka dia akan dipersalahkan!!!

Itulah guru yang ketika "rasa" terlalu pahit maka dia pula yang akan dipojokkan!!!

Tetapi,
Ketika "rasa" mantap,
Ketika siswa berprestasi,
Maka orang tua lah yang akan menepuk dadanya:
"Anak siapa dulu"

Mari Ikhlas seperti Gula yang larut tak terlihat tapi sangat bermakna.

Gula PASIR memberi RASA MANIS pada KOPI, tapi orang MENYEBUTnya KOPI MANIS... bukan KOPI GULA...

Gula PASIR memberi RASA MANIS pada TEH, tapi orang MENYEBUTnya TEH MANIS... bukan TEH GULA...

ORANG menyebut ROTI MANIS... bukan ROTI GULA...

ORANG menyebut SYRUP Pandan, Syrup APEL, Syrup JAMBU....
padahal BAHAN DASARnya GULA....

Tapi GULA tetap IKHLAS LARUT dalam memberi RASA MANIS...

Akan tetapi apabila berhubungan dengan penyakit, barulah GULA disebut.. PENYAKIT GULA

Begitulah HIDUP....
Kadang KEBAIKAN yang Kita TANAM tak pernah disebut Orang,
Tapi sedikit saja khilaf salah dilakukannya, maka Tamat lah kau !!! Tapi Tetaplah menjadi GURU Pahlawan tnp tnd jasa...Selamat Hari Guru buat Guru se Indonesia

#25November2016

Rabu, 23 November 2016

Kalimat Hikmah

“ Mengingat dosa serta menyesali dosa dosanya, Itu *lebih menghidupkan hati* dari pada memperbanyak amal kebaikan tanpa merenungi dosa"nya atau bahkan merasa bangga dengan amalnya. Alangkah banyaknya orang yang tertipu beribadah dengan sesuatu yang haram tanpa ia sadari. Ia merasa mendapat ridho dari Allah swt.  padahal sejatinya ia dimurkai oleh Allah swt.”

Hal ini Senada dengan dawuh dalam kitab al hikam :
قال ابن عطاءالله السكندري :

معصية اورثت ذلا وافتقارا  خير من طاعة اورثت عزا واستكبارا.

Seusai melakukan maksiat pada Alloh (timbul dalam hatinya) merasa hina dina dan butuh (dengan kasih sayangNya) itu lebih baik daripada  melakukan thoat yang hati merasa  kumoluhur dan bangga diri.

???
  زكى من تاب وٱمن وعمل صالحا...

Senin, 21 November 2016

Lihatlah Sejenak Hubungan Pertemanan Kalian

Saudaraku, Renungilah sejenak pesan ini…

Apakah engkau memiliki banyak sahabat..?

Banyak pertemanan..?

Berapakah jumlah yang engkau miliki..? 

5 orang..?
20 orang..?
30 orang..?
Atau 100 orang..?
Atau bahkan hingga lebih 1000 orang..?

👤Saudaraku sebanyak apapun teman yang engkau miliki, atau yang engkau akrab dengan mereka, tetapi JIKA : 

🔴 Tidak ada satupun yang
       mengajakmu dalam
       kebaikan.

🔴 Tidak satupun yang
       mengajakmu serta
       mengingatkanmu
       "hijrah" kearah yang
       lebih baik.

🔴 Tidak satupun yang
       mengajakmu mengenal
       sunnah-sunnah Nabi
       shalallahu alaihi
       wasallam yang
       disampaikan dalam
       riwayat hadits-hadits
       shohihnya.

🔴 Tidak satupun yang
       mengajakmu berangkat
       ke kajian untuk
       menuntut ilmu agama.

🔴 Tidak satupun
       mengingatkanmu untuk
       menegurmu dan
       mengingatkanmu
       menunaikan
       sholat.

🔴 Bahkan tidak satupun
       yang mengajakmu ingat
       kepada Allah.

📌 Jika benar demikian, ketahuilah wahai saudaraku bahwa persahabatan kalian sebenarnya dalam kondisi yang tidak baik, meskipun kalian memandangnya baik (baik itu dengan alasan hobi, kesenangan dan lainnya), karena persahabatan tersebut hakikatnya hanya akan menjadikan permusuhan bagi kalian di hari kiamat! 
🍃 Allah berfirman :
"Teman-teman karib pada hari itu (kiamat) nanti saling bermusuhan satu sama lain, kecuali mereka yang bertakwa." (Qs. Az-Zukhruf 67)

👤 Ibnu Katsir rahimahullah berkata : 
"Bahwa setiap persahabatan yang dilandasi cinta karena selain Allah, maka pada hari kiamat nanti akan kembali dalam keadaan saling bermusuhan. Kecuali persahabatannya dilandasi cinta karena Allah, inilah yang kekal selamanya." (Tafsir Ibnu Katsir) .

👤. *Maka jika hubungan* *persahabatan yang tidak* *didasari oleh niat cinta* *karena Allah, dimana* *didalamnya tidak ada* *saling menasehati karna* *Allah, tidak ada saling* *mengajak hijrah kembali* *dijalan Allah.. maka kelak* *pada hari kiamat nanti hal* *itu hanya akan kembali* *dalam keadaan saling* *bermusuhan*
*Karena yang hanya akan kekal sampai hari kiamat kelak adalah persahabatan yang dimana isinya saling menasehati, saling mengingatkan dalam ketakwaan dan saling mengajak kembali ke jalan Allah*

*Dan itulah persahabatan yang tidak pernah akan ada kerugian didalamnya* 
🍃 Allah berfirman :
"(1) Demi masa. (2) Sungguh, manusia berada dalam kerugian, (3) KECUALI orang-orang yang beriman dan mengerjakan kebajikan serta saling menasihati untuk kebenaran dan saling menasihati untuk kesabaran." (Qs. Al-'Asr 1-3)

🍃 Saudaraku, mari segera kita perbaiki lingkungan pertemanan kita, carilah lingkungan yang baik (yang sholih dan sholihah).. 
✔ Yang selalu
       mengingatkanmu dan
       saling menasihati
       dijalan Allah..

✔ Yang berani menegurmu       jika engkau salah..

✔ Yang berani
       mengajakmu untuk
       menuntut ilmu agama..

✔ Yang berani 'nge-tag' berisi postingan-postingan yang bermanfaat bagi agamamu..

✔ Bahkan yang berani share tentang peringatan-peringatan yang berisi kebaikan untuk mengajakmu kembali kejalanNya..

✔ Dan yang tidak bosan menegurmu agar senantiasa memperbaiki diri agar lebih baik..

*Persahabatan yang sedikit tetapi peduli akan akhiratmu itu amat jauh lebih baik dibandingkan persahabatan yang banyak jumlahnya tetapi tidak ada yang mempedulikan akhiratmu*

👤 Imam Syafi'i berkata :
“Jika engkau punya teman (yang selalu membantumu dalam ketaatan kepada Allah) maka peganglah erat-erat dia, jangan pernah kau melepaskannya. Karena mencari 'teman baik' itu susah, tetapi melepaskannya sangat mudah sekali.”


*Ingatlah saudaraku* 
*Biasakanlah mengikuti hal   yang benar (dalam* *mensikapi), bukan* *membenarkan apa yang* *biasa dilakukan*
Saya mencintai anda Karena Allah

📚📚📚📚📚📚📚📚📚💚💚💚💚💚💚💚💚💚

Sabtu, 14 Mei 2016

Muhasabah

Apakah seseorang tidak malu kepada Tuhannya, ia minta ampun dari dosa-dosanya kemudian mengulanginya, minta ampun kembali, kemudian mengulangi kembali.

Al-hasan berkata: syaithan senang apabila ia mampu mengalahkan dirimu dengan malu untuk kembali kepada Tuhan, maka janganlah engkau bosan-bosan beristighfar.

Orang yang bertaubat dari suatu dosa seperti orang yang tidak mempunyai dosa.

Jika kita perhatikan, Pada jari-jari tangan manusia, kanan maupun kiri, kita akan menemukan tanda kebesaranNya yaitu kalimat  "ALLOH".

Jari kelingking merupakan huruf Alif.
Jari manis berbentuk lam pertama.
Jari tengah membentuk lam kedua dan yang dibaca panjang karena jari tengah merupakan jari yang paling panjang.
Sedangkan ujung jari telunjuk dan ujung jempol yang disatukan jadi satu, membentuk huruf ha’.

sehingga .... Dari jari kelingking bisa dibaca ALLOH.

Saat kita melihat suatu nikmat dan tangan kanan, kita ingat ALLOH, Serta membaca AL-HAMDU LILLAH.

Dan saat tertimpa suatu cobaan atau melihat tangan kiri, kita ingat ALLOH, Kemudian membaca INNAA LILLAH.

Subhanaka laa ilma lanaa illaa maa 'allamtana...
Afala tatabaddaruun???
 قد يعطيك الله ما تريد فتتمنى لو لم تعطه، لتعلم أن الخير اختياره. وقد يمنعك ما تريد ليعلمك أن القرار قراره.

Terkadang ALLOH Memberikan Apa Yang Engkau Inginkan, Kemudian Engkau Berharap Andaikan Apa Yang Engkau Inginkan Tidak Diberikan Kepadamu, Agar Engkau Tahu Bahwa Kebaikan Sesungguhnya Adalah Pilihan-NYA.

Terkadang ALLOH Tidak Memberikan Apa Yang Engkau Inginkan, Agar Engkau Tahu Bahwa Ketetapan Yang Cocok Bagimu Adalah Ketetapan-NYA.
( Al Hikam ibn Atho'illah as Sakandary )

Keangkuhan Terhadap Anak

14 Hal dibawah ini adalah bukti nyata keangkuhan dan kesemena-menaan kita terhadap anak.

Ingat...... apa yang kita lakukan ( walaupun tanpa kita sadari ) pasti akan kembali pada kita sendiri... Istilah jowo mengatakan " kacang ora ninggal lanjaran", berikut paparannya :

1. JIKA anakmu BERBOHONG, itu karena engkau MENGHUKUMNYA terlalu BERAT.

2. Jika anakmu TIDAK PERCAYA DIRI, itu karena engkau TIDAK MEMBERI dia SEMANGAT

3. Jika anakmu KURANG BERBICARA, itu karena engkau TIDAK MENGAJAKNYA BERBICARA

4. Jika anakmu MENCURI, itu karena engkau TIDAK MENGAJARINYA MEMBERI.

5. Jika anakmu PENGECUT, itu karena engkau selalu MEMBELANYA.

6. Jika anakmu TIDAK MENGHARGAI ORANG LAIN, itu karena engkau BERBICARA TERLALU KERAS KEPADANYA.

7. Jika anakmu MARAH, itu karena engkau KURANG MEMUJINYA.

8. Jika anakmu SUKA BERBICARA PEDAS, itu karena engkau TIDAK BERBAGI DENGANNYA.

9. Jika anakmu MENGKASARI ORANG LAIN, itu karena engkau SUKA MELAKUKAN KEKERASAN TERHADAPNYA.

10. Jika anakmu LEMAH, itu karena engkau SUKA MENGANCAMNYA.

11. Jika anakmu CEMBURU, itu karena engkau MENELANTARKANNYA.

12. Jika anakmu MENGANGGUMU, itu karena engkau KURANG MENCIUM dan MEMELUKNYA

13. Jika anakmu TIDAK MEMATUHIMU, itu karena engkau MENUNTUT TERLALU BANYAK padanya.

14. Jika anakmu TERTUTUP, itu karena engkau TERLALU SIBUK.

Sahabat.. Jika engkau ingin anakmu menjadi anak baik, kau harus menjadi Ayah yang baik terlebih dahulu dan mampu mengendalikan emosi-emosi negatif dalam diri (mudah marah, sakit hati, dendam, dll).

Pengendalian emosi sangatlah penting, emosi yang tak terkendali akan merugikan diri sendiri bahkan dapat berefek merugikan orang lain khususnya dalam keluarga. Harapan saya, menjadi contoh/teladan yang baik bagi anak-anak.

Mengurus/mendidik anak bukan hanya tugas wanita/ibu tapi seorang ayah juga. Sehingga bersama-sama untuk kebaikan bersama untuk masa depan anak-anak karena kesuksesan seorang anak juga merupakan kesuksedan dan kebanggaan orangtua.

Tentu porsi waktu dan pembagian tugasnya berbeda atau dapat disepakati sehingga masing-masing nyaman dalam melaksanakan tugasnya. Karena anak-anak, bukan hanya apa yang dikatakan orang tua tapi sikap serta perilaku orang tua akan mereka serap juga.

Pepatah bijak mengatakan “Jangan mengkhawatirkan bahwa anak-anak tidak mendengarkan nasehat Anda, khawatirlah bahwa mereka selalu mengamati dan mencontoh Anda. ”

Silahkan share artikel ini pada yang lain, Agar anak-anak kita semuanya menjadi anak shalih shalihah yang bermanfaat untuk agama, bangsa dan masyarakatnya.. Amiin

Senin, 09 Mei 2016

Gaya Hidup Fatimah Az Zahra Putri Rasulullah

Gaya Hidup Fatimah Az Zahra Putri Rasulullah, Menjadi anak raja hampir selalu membawa takdir keberuntungan. Kekuasaan puncak sang ayah tak hanya memungkinkan dia hidup serba kecukupan tapi juga berlumuran kemewahan. Lantas, bagaimana dengan putri Nabi Muhammad SAW Fatimah Az Zahra, pemimpin tertinggi dan pelaksana risalah ilahi?

Suatu hari Fatimah Az Zahra, dihampiri Abdurrahman bin ‘Auf. Dia mengabarkan bahwa Rasulullah tengah menangis sedih selepas menerima wahyu dari Jibril. Abdurrahman datang dalam rangka mencari obat bagi susana hati Nabi yang kalut itu. Satu hal yang selalu membuat bahagia Rasulullah adalah melihat putrinya.

“Baik. Tolong menyingkirlah sejenak hingga aku selesai ganti pakaian.” Demikian diceritakan dalam kitab al-Aqthaf ad-Daniyyah melalui riwayat Umar bin Khattab.

Keduanya lalu berangkat ke tempat Rasulullah. Saat itu Fathimah menyelimuti tubuhnya dengan pakaian yang usang. Ada 12 jahitan dalam lembar kain tersebut. Serpihan dedaunan kurma juga tampak menempel di sela-selanya.

Sayidina Umar bin Khattab menepuk kepala ketika menyaksikan penampilan Fathimah. “Betapa nelangsa putri Muhammad SAW. Para putri kaisar dan raja mengenakan sutra-sutra halus sementara Fathimah anak perempuan utusan Allah puas dengan selimut bulu dengan 12 jahitan dan dedaunan kurma.”

Sesampainya menghadap ayahandanya, Fathimah bertutur, “Ya Rasulullah, tahukah bahwa Umar terheran-heran dengan pakaianku? Demi Dzat yang mengutusmu dengan kemuliaan, aku dan Ali (Sayyidina Ali bin Abi Thalib, suaminya) selama lima tahun tak pernah menggunakan kasur kecuali kulit kambing.”

Fathimah menceritakan, keluarganya menggunakan kulit kambing tersebut hanya pada malam hari. Sementara siang kulit ini menjelma sebagai tempat makan untuk unta. Bantal mereka hanya terbuat dari kulit yang berisi serpihan dedaunan kurma.

“Wahai Umar, tinggalkan putriku. Mungkin Fathimah sedang menjadi kuda pacu yang unggul (al-khailus sabiq),” sabda Nabi kepada sahabatnya itu.

Analogi kuda pacu merujuk pada pengertian keutamaan sikap Fathimah yang mengungguli seluruh putri-putri raja lainnya. “Tebusanmu (wahai Ayah) adalah diriku,” sahut Fathimah.

Dengan kedudukan dan kharisma ayahandanya yang luar biasa, Fatimah Az Zahra sesungguhnya bisa memperoleh apa saja yang ia kehendaki, lebih dari sekadar pakaian dan kasur yang bagus. Namun, kepribadian Rasulullah yang bersahaja tampaknya memang mewaris ke dalam dirinya. Fathimah tetap tampil sederhana, dengan segenap kebesaran dan kemewahan jiwanya.

⌛1,5 JAM SAJA ⏳

Ternyata cuma sekitar 1,5 jam saja kita hidup di dunia ini

⏰⌚⏰⌚⏰⌚⏰

Mari kita lihat berdasarkan Al-Qur'an sebagai sumber kebenaran absolut.

1 hari akhirat = 1000 tahun dunia. (QS. Al-Hajj:47)
24 jam akhirat = 1000 tahun dunia..
3 jam akhirat = 125 tahun dunia.....
1,5 jam akhirat = 62,5 tahun dunia sekarang ini.

⏰⌚⏰⌚⏰⌚⏰

Apabila umur manusia itu rata-rata 60-70 tahun, maka hidup manusia ini jika dilihat dari langit hanyalah 1,5 jam saja. Pantaslah kita selalu diingatkan masalah waktu.

Ternyata hanya satu setengah jam saja yang akan menentukan kehidupan abadi kita kelak, hendak di Surga atau Neraka.
(QS. Fathir:15, An-Nisa:170)

Cuma satu setengah jam saja cobaan hidup, maka bersabarlah. (QS. Al-Muddaththir:7, At-Thur:48, Az-Zumar:10)

Demikian juga hanya satu setengah jam saja kita harus menahan / mengendalikan nafsu dan mengganti dengan wajib beserta sunnah² -Nya. (QS. Yusuf:53, Al-Ahzab:38)

"Satu Setengah Jam" sebuah perjuangan yang teramat singkat dan Allah akan mengganti dengan surga Ridha Allah. (QS.At-Tawbah:72, Al-Bayyinah:8, An-Nisa:114)

Maka berjuanglah untuk mencari bekal perjalanan panjang nanti. (QS. Al-Hashr:18, Ash-Shura:20, Ali-Imron:148, Al-Qashas:77)

Allah berfirman: "Kamu tidak tinggal (dibumi) melainkan sebentar saja, kalau kamu sesungguhnya mengetahui." (QS. Al-Mu'minuun:114).  
Pantas bila orang katakan, hanya sekedar mampir ngombe .....                

Semoga bermanfaat..

Kisah Raja Dan Pelayannya

Ada seorang Raja yang mempunyai seorang pelayan, yang dalam setiap kesempatan selalu berkata kepada sang Raja: "Yang Mulia, jangan khawatir, karena segala sesuatu yang dikerjakan Allah adalah sempurna, Ia tak pernah salah."

Suatu hari, mereka pergi berburu, pada saat mana seekor binatang buas menyerang sang Raja. Si pelayan berhasil membunuh binatang tersebut, namun tidak bisa mencegah Rajanya dari kehilangan sebuah jari tangan.
Geram dengan apa yang dialaminya, tanpa merasa berterima kasih, sang Raja berkata, "Kalau Allah itu baik, saya tidak akan diserang oleh binatang buas dan kehilangan satu jari saya..!"
Pelayan tersebut menjawab, "Apapun yang telah terjadi kepada Yang Mulia, percayalah bahwa Allah itu baik dan apapun yang dikerjakanNya adalah sempurna, Ia tak pernah salah."
Merasa sangat tersinggung oleh respon pelayannya, sekembalinya ke istana, sang Raja memerintahkan para pengawalnya untuk memenjarakan si pelayan. Sementara dibawa ke penjara, pelayan tersebut masih saja mengulangi perkataannya: "Allah adalah baik dan sempurna adanya."

Dalam suatu kesempatan lain, sang Raja pergi berburu sendirian, dan karena pergi terlalu jauh ia ditangkap oleh orang-orang primitif yang biasa menggunakan manusia sebagai korban.
Diatas altar persembahan, orang-orang primitif tersebut menemukan bahwa sang Raja tidak memiliki jari yang lengkap. Mereka kemudian melepaskan Raja tersebut karena dianggap tidak sempurna untuk dipersembahkan kepada dewa mereka.

Sekembalinya ke istana, sang Raja memerintahkan para pengawal untuk mengeluarkan si pelayan dari tahanan, dan Raja itu berkata: "Temanku.. Allah sungguh baik kepadaku. Aku hampir saja dibunuh oleh orang primitif, namun karena jariku tidak lengkap, mereka melepaskanku."
Tapi aku punya sebuah pertanyaan untukmu. "Kalau Allah itu baik, mengapa Ia membiarkan aku memenjarakanmu ?

Sang pelayan menjawab: "Yang Mulia, kalau saja baginda tidak memenjarakan saya, baginda pasti sudah mengajak saya pergi berburu, dan saya pasti sudah dijadikan korban oleh orang-orang primitif sebab semua anggota tubuh saya masih lengkap."
        
Semua yang dikerjakan Allah adalah sempurna, Ia tak pernah salah. Seringkali kita mengeluh mengenai hidup kita, dan pikiran negatif pun membunuh pikiran kita yang positif
Marilah berpikir positif dan percayalah akan kebaikan Allah setiap saat.

Semoga kita bisa selalu ikhlas dan ridlo dengan segala takdir Allah,,, karena rencana Allah adalah yang terbaik untuk kita,, tapi terkadang kita sendiri yang berontak/ susah menerima kenyataan. karena sudah terlanjur untuk terbiasa menuruti hawa nafsu yang mengajak enak-enakan.

Tak ubahnya orang tua yg tetap merebut pisau dari tangan anak kecilnya (walaupun menangis) karena kasih sayangnya kepada sang  buah hati.

Filosofi Matematika

Pernah tidak, hal ini terpikir dalam benak Anda?
1. Mengapa PLUS di kali PLUS hasilnya PLUS?
2. Mengapa MINUS di kali PLUS atau sebaliknya
PLUS di kali MINUS hasilnya MINUS?
3. Mengapa MINUS di kali MINUS hasilnya PLUS?

Hikmahnya adalah:
(+) PLUS = BENAR
(-) MINUS = SALAH

1. Mengatakan BENAR terhadap sesuatu hal yang BENAR adalah suatu tindakan yang BENAR.
Rumus matematikanya :
+ x + = +

2. Mengatakan BENAR terhadap sesuatu yang SALAH, atau sebaliknya mengatakan SALAH terhadap sesuatu yang BENAR adalah suatu tindakan yang SALAH.
Rumus matematikanya :
+ x – = –
– x + = –

3. Mengatakan SALAH terhadap sesuatu yang SALAH adalah suatu tindakan yang BENAR.
Rumus matematikanya :
– x – = +



Ya, pelajaran matematika ternyata sarat makna, yang bisa kita ambil sebagai pelajaran hidup.

Ingin Menuju Kemuliaan Hidup,,,?

Kunci kemuliaan hidup yang pernah diberikan Lukman Hakim kepada putranya adalah: “Lupakan selalu dua hal dan ingat selalu dua hal.
Dua hal yang harus engkau lupakan adalah di saat engkau berbuat baik kepada seseorang maka berusahalah untuk melupakannya dan disaat ada orang yang berbuat salah kepadamu maka berusahalah untuk melupakannya.”
Ini adalah kunci keindahan hidup dalam kebersamaan, baik disaat kita berbuat baik kepada orang lain atau diperlakukan baik oleh orang lain. Baik disaat kita berbuat salah kepada orang lain atau disaat ada orang lain berbuat salah kepada kita. Agar kita bisa menuai keikhlasan dalam beramal, tabah dan lapang dada dalam berinteraksi dengan sesama hamba Allah.

“Melupakan dua hal” adalah kalimat yg sangat sederhana, akan tetapi merupakan kalimat hikmah yang penuh makna. Sungguh siapapun yang selalu mengingat apa yang pernah ia berikan, maka susah baginya untuk berbuat kebaikan lagi. Akan tetapi disaat ia mudah untuk melupakan apa yang pernah ia berikan kepada orang lain atau kebaikan yang pernah ia lakukan untuk orang lain akan terbuka pintu kebaikan sehingga mudah baginya untuk berbuat kebaikan yang lainnya.

Kemudian disaat ada orang yang berbuat salah kepada kita, alangkah mulianya jika kita mudah untuk melupakan kesalahan orang tersebut, dengan ketulusan dan kebersihan hati, di dalam hati tidak ada dendam kesumat, tidak tertanam kedengkian. Dan itulah kebersihan hati yang mengantarkan kemuliaan seseorang dihadapan Allah SWT, karena hati yang bersih dari dengki, bersih dari dendam akan mudah untuk menjadi ladang tumbuh suburnya ketaqwaan dan keimanan kepada Allah SWT.

Mengingat dua hal, yang harus diingat terus adalah “jika kita mempunyai kesalahan kepada seseorang maka semestinyalah kita mengingat kesalahan tersebut dan begitu juga jika ada orang yang berbuat baik kepada kita jangan pernah kita melupakannya, akan tetapi ingat dan ingat terus!”

Maknanya adalah jika kita berbuat salah kepada seseorang maka berusahalah kita untuk  selalu ingat agar kita tidak mudah untuk mengulangi kesalahan tersebut, baik itu kesalahan kepada istri, suami, anak, orang tua ataupun tetangga. Karena jika kita senantiasa mengingat kesalahan tersebut dan dibarengi dengan penyesalan kita akan terjaga untuk terjatuh lagi pada kesalahan yang sama. Lebih dari itu kita akan lebih mudah untuk memohon ma’af kepada orang yang kita pernah berbuat salah kepadanya. Itulah hakekat kemulyaan dan kebesaran jiwa. Sungguh jika kesalahan kita kepada orang lain tidak dimaafkan oleh orang tersebut maka Allah pun tidak akan mengampuni dosa kita. Alangkah mengerikanya hal itu. Lalu, apakah kita juga rela jika ada orang disiksa dan dimurkai oleh Allah karena berbuat salah kepada kita?
Wallahu a’lam bishshowab.
Ta ammal wa tadabbar bima fi iihi"...

Sebuah Perjalanan

Kemudian Rafraf tersebut melesat dengan sangat cepat membawaku hingga sampai ke dalam Arasy yang sangat agung. Dari keagungan Arasy yang luar biasa, maka segala yang aku lihat menjadi semakin mengecil hingga lenyap tak terlihat. Dan di situ aku melihat sesuatu yang sangat agung luar biasa yang tak mampu diungkapkan dengan kata-kata. Seketika itu juga aku memohon kepada Allah SWT agar memberikan kepadaku kekuatan dan ketegaran. Seketika Allah SWT menganugerahkan kekuatan dan ketegaran kepadaku, dan memberikan minuman dari Arasy yang sangat sejuk melebihi salju dan sangat manis melebihi madu yang tak ada satu makhlukpun pernah mencicipinya.
Kemudian akupun melihat keajaiban-keajaiban ciptaan Allah SWT yang sangat dahsyat dan agung luar biasa. Seketika aku merasakan keheningan, suatu kesunyian, seakan-akan semua makhluk telah sirna, tidak lagi aku mendengar suara dzikir dan tasbih malaikat, terputus dariku semua rasa, sehingga aku merasa gelisah, merasa asing, merasa hanya seorang diri. Tiba-tiba terdengar seruan dari Malaikat Jibril AS menembus ke tempatku :



يا محمد إن الله تعالى يثني عليك فاسمع وأطع ولا يهولنك كلامه سبحانه وتعالى
"Wahai Muhammad Kekasih Allah, sesungguhnya Allah SWT sangatlah mencintaimu, perhatikan dan taatilah segala perintah-Nya janganlah Engkau gentar ataupun takut akan firman-firman-Nya".
Seketika aku ucapkan pujian kepada Allah SWT dengan berkata :
التحيات لله والصلوات والطيبات
"Sesungguhnya segala penghormatan, keagungan dan kekuasaan hanyalah milik Allah SWT. Dan sesungguhnya segala pengabdian dan kebajikan hanyalah untuk Allah SWT".

Kemudian Allah SWT Berfirman :
السلام عليك أيها النبي
"Salam sejahtera senantiasa melimpah kepadamu wahai Nabi kekasih-Ku".
Akupun berkata:
السلام علينا وعلى عباد الله الصالحين
"Salam sejahtera semoga melimpah kepadaku dan kepada hamba-hamba Allah yang sholeh".
Kemudian terdengar seruan Malaikat Jibril AS menembus ke tempatku :
أشهد أن لا إله إلا الله وأشهد أن محمدا رسول الله
"Aku bersaksi bahwa sesungguhnya tidak ada Tuhan kecuali hanya Allah SWT dan aku bersaksi bahwa sesungguhnya Nabi Muhammad adalah Rasul (Utusan) Allah SWT".
Kemudian Rafraf tersebut melesat dengan sangat cepat membawaku menembus tujuh puluh ribu hijab yang sangat luar biasa. Hingga pada suatu tempat, tiba-tiba terdengar seruan dari Allah SWT Dzat Yang Maha Tinggi Dzat Yang Maha Mulia:
أدن يا خير البرية أدن يا محمد أدن يا أحمد
"Mendekatlah wahai Kekasih-Ku makhluk yang paling mulia dan agung di Sisi-Ku, mendekatlah wahai Kekasih-Ku Muhammad, mendekatlah wahai Kekasih-Ku Ahmad".
Kemudian akupun semakin mendekat dan mendekat.
Allah SWT Berfirman:

لا إله إلا أنا جبار الجبابرة ومالك الدنيا والأخرة
"Sesungguhnya tidak ada Tuhan yang berhak disembah kecuali hanya Aku Dzat Yang Maha Perkasa Dzat yang menguasai dunia dan akhirat".

يا محمد ما أعظم شأني وأعز سلطاني
"Wahai Kekasih-Ku Muhammad, saksikanlah betapa agungnya Dzat-Ku dan betapa tingginya kekuasaan-Ku".


يا محمد انظر في أي موضع رفعتك وفي أي مكان كلمتك
"Wahai Kekasih-Ku Muhammad, lihatlah, betapa tingginya kedudukan (tempat yang aku khususkan untukmu) dan betapa istimewanya tempat engkau mendengar Firman-Ku".

يا عروس المملكة يا تاج منصبة الوجود يا شمس الهداية والسعود أنت أكرم الناس علينا
"Wahai Kekasih-Ku Muhammad, sesungguhnya Engkau adalah pujaan seluruh alam semesta, Engkau adalah junjungan segenap makhluk-Ku, Engkaulah penerang bagi yang mau menuju derajat tinggi dan kesejahteraan di Sisi-Ku, Engkaulah manusia yang paling mulia dan agung di Sisi-Ku".

يا محمد لولا أنه أشرق عليه أي آدم نور سرك الذي تقادم ما قلنا للملائكة اسجدوا لآدم
"Wahai Kekasih-ku Muhammad, demi agungnya cahayamu yang nampak bersinar pada diri  Nabi Adam, Aku perintahkan para malaikat untuk sujud kepadanya".

يا محمد إنما رفع إدريس إلى السماء لينظر إليك
"Wahai Kekasih-Ku Muhammad, sesungguhnya Aku angkat Nabi Idris ke langit hanya untuk  menyambutmu ".

يا محمد لولا أنه أي نوحا أقسم بجمالك ما نجا هو ومن معه من المهالك
"Wahai Kekasih-ku Muhammad, sesungguhnya Nabi Nuh telah berwasilah dengan kemuliaanmu di Sisiku, maka demi kemuliaan dan keagunganmu di Sisiku Aku selamatkan dia dan pengikutnya dari petaka banjir yang dahsyat luar biasa".

يا أعز المخلوقات يا أشرف الموجودات لولا أنه أشرق عليه أي إبراهيم نور وجهك الكريم ما نجا من نار نمرود ولا فدى إبنه بذبح عظيم أدع تجب
"Wahai Kekasih-Ku Muhammad, sesungguhnya engkau adalah mahluk yang paling agung di Sisi-Ku wahai junjungan alam semesta sesungguhnya Aku menyelamatkan Nabi Ibrohim dari keganasan Raja Namrud demi keagungan cahayamu yang memancar pada dirinya. Dan demi keagungan cahayamu yang memancar pada diri Nabi Ismail Aku menyelamatkannya dari ketajaman mata pedang dan menjadikan kambing sebagai tebusannya (untuk disembelih), mintalah kepada-Ku apa yang Engkau inginkan, niscaya Aku kabulkan segala permohonanmu".

يا أكرم من تمنى يا صاحب قاب قوسين أو أدنى موسى سائل الرؤيا فقيل لن تر وأنت خوطبت بالمشاهدة دون الورى قل تسمع
"Wahai Kekasih-ku Muhammad, makhluk yang paling mulia dan paling dekat di Sisi-Ku. Sesungguhnya Nabi Musa meminta agar bisa melihat-Ku, namun tidak Aku kabulkan, tetapi Aku panggil Engkau untuk menghadap kepada-Ku dengan tanpa hijab, mintalah kepada-Ku apa yang Engkau inginkan, niscaya Aku kabulkan segala permohonanmu".

أنت أكرم الناس علينا سل ما تريد فمنك السؤال ومنا العطاء وما على عطائنا من مزيد
"Wahai Kekasih-ku Muhammad. Sesungguhnya Engkau adalah manusia yang paling mulia di Sisi-Ku. Mintalah kepada-Ku apa yang Engkau inginkan, niscaya Aku kabulkan segala permohonanmu dan akan Aku sempurnakan segala pemberian-Ku kepadamu".
Akupun (Baginda Nabi Muhammad SAW) berkata:
يا رب فاقبل شفاعتي في عصاة أمتي
"Ya Allah, ijinkanlah aku untuk memberikan syafaat kepada ummatku yang berlumuran dosa (agar selamat dari dahsyatnya Kemurkaan-Mu)".
Allah SWT Berfirman :
يا أعز الأحباب وعزتي وجلالي إن عصوني سترتهم
"Wahai Kekasih-Ku Muhammad. Demi Kemuliaan dan Keagungan-Ku. Jikalau umatmu melakukan dosa, maka tidak Aku hukum seketika, namun Aku beri kesempatan untuk bertaubat dan kembali kepada-Ku".

وإن استغفروني غفرت لهم
"Jika mereka benar-benar datang dan bertaubat minta ampun kepada-Ku dengan sesungguh-sungguhnya pasti Aku akan mengampuni dan menghapus seluruh dosa-dosanya".

وإن استنصروني نصرت لهم
"Dan apabila mereka meminta pertolongan kepada-Ku (di dalam menghadapi musuh-musuhnya), niscaya Aku limpahkan pertolongan-Ku kepada mereka (sehingga mendapati kemenangan)".

وإن دعوني أجبتهم
"Dan jika mereka memohon apa saja kepada-Ku, niscaya Aku kabulkan permohonannya".

ولأسامحنهم فيما مضى
"Dan Aku sirnakan segala tanda dosa yang telah mereka lakukan".

ولأجودن عليهم بالرضا
"Dan Aku curahkan segenap keridloan-Ku kepada mereka".

وأنجي أمتك من ظلمة القبر وظلمة القيامة وظلمة الصراط
"Dan Aku akan menyelamatkan dan menerangi ummatmu dari kedahsyatan dan kegelapan alam Barzakh (alam kubur), begitu pula Aku akan menyelamatkan dan menerangi ummatmu di alam makhsyar dan di shirath”.

يا حبيـبي أنت الطبيب تداوي من أمراض الذنوب وتحيا بك أموات القلوب
"Wahai Kekasih-Ku Muhammad, sesungguhnya Engkau adalah sebaik-baiknya penyembuh hati dari segala penyakit dosa dan menghidupkan hati yang mati".

وألين لك القلوب كالجلمود وأخصك يوم القيامة بمقام محمود تدلل ولا تذلل
"Wahai Kekasih-Ku Muhammad, akan Aku jadikan lentur (lunak) bagimu hati yang keras dan pada hari kiamat nanti Aku khususkan untukmu Maqom Mahmud (kedudukan yang paling terpuji). Mohonlah apa saja yang Engkau inginkan kepadaKu dengan secara terhormat dan janganlah berkecil hati".

Harapanku

يا ربي إن عظمت ذنوبي كثرة * فلقد علمت بأن عفوك أعظم
إن كان لا يرجوك إلا محسن * فمن الذي يدعو ويرجو الآثم
أدعوك ربي كما أمرت تضرعا * فلإن رددت يدي فمن ذا يرحم
ما لي إليك وسيلة إلا الرجاء * وجميل عفوك ثم إني مسلم

Wahai Tuhanku
Sebesar dan sebanyak apapun dosaku
Akan tetapi hamba tahu bahwa pengampunanMU lebih besar

Apabila tidak mengharap kepadaMU kecuali orang yang berbuat baik
Maka kepada siapa orang yang berdosa mengharap dan berdoa

Aku berdoa kepadaMU dengan merendahkan diri seperti ENGKAU perintahkan
Apabila ENGKAU menolak harapanku maka siapa yang akan mengasihi

Tidak ada bagiku perantara kepadaMU kecuali harapan
Dan indahnya ampunanMU kemudian Hamba menyerahkan diri kepadaMU...

Nafas Terakhir

Setelah nafas terakhir terputus,,,
mau dikemanakan jasad kita ini?
Mau diberikan kepada siapa?
Adakah yang mau terima,  beli atau memperebutkannya?

Padahal...

Semasa hidup,
Kitalah tuan dan orang yang paling berkuasa di rumah mewah kita.
Saat meninggal,
Tak ada yg setuju kita disimpan, walaupun hanya di garasi di belakang rumah kita.

Semasa hidup,
Tiap malam kita duduk bersantai di ruang tamu, sambil minum kopi, baca koran atau menyaksikan TV.
Saat meninggal,
Tak ada yang bisa terima, walaupun hanya ditaruh diam di pojok paling ujung, tanpa kopi, koran atau acara TV di ruang keluarga.

Semasa hidup,
Kita duduk gagah di kursi di kantor kita.
Saat meninggal,
Tak ada yang setuju kita didudukkan di kursi manapun di kantor kita.

Semasa hidup,
Kita bisa istirahat nyenyak sesuka kita di atas ranjang kamar pribadi bersama anak dan istri.
Saat meninggal,
Seisi rumah keberatan jika kita dibaringkan, walaupun hanya di atas lantai kamar ini, sekalipun semua yang ada di kamar kita semua yang membelinya.

Semasa hidup,
Setiap bepergian kita duduk dengan bangga di kursi belakang mobil mewah.
Saat meninggal,
Tak ada yang mengijinkan kita duduk, sekalipun hanya ditaruh di bagasi di belakang mobil.

Walaupun kita punya banyak rumah, villa, condominium, apartemen, namun kini tak ada satupun tempat yang dapat menerima kita.

Seminggu kemudian, badan ini akan membusuk
Satu - satunya tempat yang mau menerima kita adalah tanah di bumi ini.
Masih beranikah kita berkata dengan sombong, "ini milikku, ini wewenangku, ini kekuasaanku, ini punyaku" dll?..."

Renungkanlah...!!



    Orang kaya, orang miskin mengakhiri hidupnya sama...
    Tapi yang berbeda adalah, apakah mereka mendapatkan tempat di surga...?
    Jangan memuji diri, karena engkau tidak tahu apa yang akan terjadi esok hari...
    Sangat baik untuk direnungkan, agar kita menghapuskan kesombongan diri..

Rabu, 27 April 2016

Bangga Pada Saudara

Perlu bangga pada orang yang hidup sederhana, bukan karena mereka tak sanggup hidup mewah, tapi karena tak ingin hatinya terikat dengan harta. 

Patut bangga pada orang kaya, bukan karena mereka tak sanggup sederhana, tapi takut dunia dikuasai orang serakah. 

Pantas bangga pada orang yang menjaga harga diri, bukan karena mereka gengsi, tapi karena ingin mulia setelah mati. 

Harus bangga pada orang yang cinta akhirat, bukan karena mereka membenci dunia yang nikmat, tapi tidak mau tertipu kenikmatan sesaat. 

Layak bangga pada orang yang berjuang keras meraih cita-cita, bukan karena mereka tidak mau cara mudah, tapi semata ingin memanfaatkan umurnya. 

Wajib bangga pada orang yang tak pernah mengeluh, bukan karena mereka tak pernah hidup jenuh, tapi karena mereka tau hidup ini hanya menjalankan pesuruh. 

Pantas bangga pada orang yang ikhlas dalam kepedulian, bukan karena mereka haus pujian, tapi karena percaya hari pembalasn. 

Patut bangga pada orang mau bangga, punya saudara yang layak dibanggakan, sekalipun dirinya belum pantas menjadi kebanggaan. 

Ya Rabb, jadikan kami hamba kebanggaan-Mu. 

Aamiin