Sebagai muslim, kita mempunyai kewajiban untuk membaca Al
Quran dan memahami maknanya. Dari kecil kita sudah diperkenalkan Al Quran
dengan diikutkan TPA atau Taman Pendidikan Al Quran, atau memanggil guru untuk
mengajarkan kita mengaji di rumah.
Saat dewasa kita mulai mengikuti pengajian yang mana ada
program tilawah secara bergantian. Adapula tadarus bersama selama bulan
Ramadhan. Hingga akhirnya munculah gerakan One Day One Juz, yang bertujuan
untuk membiasakan dan merutinkan diri kita sendiri dalam membaca Al Quran
setiap hari.
Semua cara yang dilakukan merupakan bentuk dari semua usaha
untuk memperbaiki bacaan. Tetapi apakah cukup dengan membaca dan memperbaiki
bacaan, kita dapat memaknai isi Al Quran?
Tidak. Isi dan penjelasan di dalam Al Quran, adalah pedoman.
Dia tak punya ukuran standar seperti pedoman hidup pada umumnya. Al Quran
mempunyai isi yang sangat jelas dan sangatlah luar biasa. Tidak bisa
dibandingkan dengan buku best seller manapun, yang ditulis penulis terkenal
sekaliber apapun.
Al Quran adalah komponen terlengkap, terjelas, terakurat dan
merupakan buku petunjuk bagi manusia dalam menjalani hidup di dunia. Semua
peristiwa-peristiwa yang ada di dunia, jelas tertulis di dalam Al Quran. Semua
kemajuan teknologi pun, sudah digambarkan jelas di dalam Al Quran. Lalu
bagaimana dengan masalah hidup yang dialami manusia?
Apakah
penyelesaiannya juga ada dalam Al Quran?
Yah semua petunjuk untuk hidup menjadi manusia yang lebih
baik lagi, serta penyelesaian dari setiap masalah, sangat jelas diterangkan di dalam Al Quran.
Tetapi terkadang kita lupa, kita terlalu banyak mengeluh akan
cobaan hidup yang kita hadapi. Bahkan tak jarang kita mencurahkan isi hati dan masalah kita di
dunia maya. Atau yang lebih parah kita juga berkicau kesana-kemari tentang apa
yang kita alami. Yang kita perlukan hanyalah Al Quran.
Saya menyebutnya adalah Terapi Quran. Dimana terapi ini
sangat bermanfaat saat kita benar-benar berada pada posisi terendah kita
sebagai manusia. Yaitu saat semua permasalahan datang menerpa. Dan kita
akhirnya hanya bisa berkata "saya pasrah", maka disaat itulah Allah
memberi petunjuk lewat Al Quran.
Pointnya bukan saja pada membaca Al Quran seperti kita
mengaji. Atau mengetahui terjemahannya. Tetapi apa yang ditunjukkan oleh Allah
pada surah tertentu, maka disitulah penyelesaian masalah yang harus kita
hadapi.
Contoh, ketika sebuah keluarga diberi cobaan masalah ekonomi.
Dimana kondisi mereka sedang membutuhkan materi untuk membayar suatu kewajiban.
Tetapi mereka terhimpit masalah dana dan tidak tahu harus membayar dengan apa.
Maka ketika istri melakukan terapi quran, setelah sholat tahajud.
Allah pun menurunkan petunjuk lewat surah Fathir ayat 1-8,
tentang perintah untuk bersyukur, bersabar dan perintah untuk selalu yakin dan
mengingat Allah, bahwa hanya Allah-lah satu-satunya pemberi nikmat rezeki.
Sahabat, jika sudah begini. Yakinlah, bahwa semua masalah
yang kita hadapi dalam hidup kita. Hanya Allah satu-satunya penolong. Dan Al
Quran satu-satunya petunjuk.




0 komentar:
Posting Komentar
Sudah dibaca,,, nggak asyik donk,,, kalau nggak dikomentari,,, (^_^)