Kelembutan yang ada di dalam sebuah keluarga atau
sebuah masyarakat adalah salah satu barometer yang dapat menunjukkan baik
tidaknya keluarga atau masyarakat tersebut.
Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:
إِذَا أَرَادَ اللهُ بِقَوْمٍ خَيْرًا أَدْخَلَ
عَلَيْهِم الرِّفْقَ، وفي رواية : إِذَا أَرَادَ اللَّهُ بِأَهْلِ بَيْتٍ خَيْرًا أَدْخَلَ
عَلَيْهِمُ الرِّفْقَ
"Jika Allah menghendaki kebaikan pada suatu
kaum, maka Allah akan memasukkan ke dalam diri mereka kelembutan. Dan di dalam
riwayat yang lain : "Jika Allah menghendaki kebaikan pada suatu keluarga,
maka Allah akan memasukkan ke dalam diri mereka kelembutan." (HR.
Al-Bazzar dan dishahihkan oleh al-Imam al-Albany)
Sabda Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam
adalah motivasi bagi kita untuk menumbuhkan kelembutan di dalam keluarga dan
masyarakat kita.
Namun tentu saja harus kita mulai dari diri kita
sendiri terlebih dahulu lalu kita tumbuhkan kelembutan tersebut di dalam
keluarga kita dengan menyayangi anak istri kita.
Karena ketika kita senantiasa berbuat kasar dan
keras di dalam keluarga kita, maka buahnya adalah kekerasan dan kekasaran yang
akan kita panen dari anak-anak kita, al-Jaza min Jinsil ‘amal (balasan sesuai
dengan jenis amalan yang dilakukan).
أَنَّ الأَقْرَعَ بْنَ حَابِسٍ أَبْصَرَ النَّبِىَّ
-صلى الله عليه وسلم- يُقَبِّلُ الْحَسَنَ فَقَالَ إِنَّ لِى عَشَرَةً مِنَ الْوَلَدِ
مَا قَبَّلْتُ وَاحِدًا مِنْهُمْ فَقَالَ رَسُولُ اللَّهِ -صلى الله عليه وسلم- « إِنَّهُ
مَنْ لاَ يَرْحَمْ لاَ يُرْحَمْ »
Bahwasannya Al-Aqra’ bin Haabis melihat Nabi
shallallahu ‘alaihi wa sallam mencium Al-Hasan, lalu dia berkata : Sesungguhnya
saya memiliki sepuluh orang anak, dan saya belum pernah mencium satu orangpun
dari mereka. Maka Nabi Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda :
"Sesungguhnya barangsiapa yang tidak menyayangi maka dia tidak akan
disayangi. (HR. Muslim)



0 komentar:
Posting Komentar
Sudah dibaca,,, nggak asyik donk,,, kalau nggak dikomentari,,, (^_^)